Halo Catatan Senja,
Sudah lama sejak terakhir kali aku mampir di sini. Aduh..maaf, lama sekali aku tak menyapamu dan aku tidak mau beralasan apapun, de ja vu… karena intinya sesibuk apapun komitmen memang harus kuat. Dan tidak terasa…
Perlahan, tahun mendekati akhirnya. Begitu banyak hal yang telah terjadi, begitu banyak cerita telah terukir dalam jam, hari, bulan demi bulan dengan percikan keajaiban-keajaiban kecil yang sering kali terlewat untuk dicatat karena kesibukan sehari-hari (alasan lagi…kan..!).
Banyak hal yang aku syukuri di sepanjang tahun ini. 2024 yang penuh kenangan. Pahit, manis, getir, asam,…memang itu kan isi kehidupan. Dalam setiap tantangan, selalu ada sih jalan keluar. Tantangan ketika harus menyelesaikan tugas-tugas kuliah (siapa suruh tua-tua kuliah, ups!), hambatan ketika sudah bertekat melakukan sesuatu, hmm..! Secara keseluruhan, all is good, karena semua tantangan dan hambatan yang pernah kita alami sebenarnya adalah pengingat bahwa kehidupan itu tak pernah sempurna. Di mana ada tantangan dan hambatan, di sana pasti ada harapan…!

Soon will leave us
2024
Hal positif lain adalah rejeki yang selalu mengalir. Setiap bulan ada gaji masuk, di tanggal yang selalu aku lingkari di semua kalender rumah, ha,ha! Rejeki dari anak-anak, jatah bulanan Emaknya:) Dan…kata Pak Ustadz kan rejeki itu bukan selalu dalam bentuk materi. Hubungan yang baik dengan keluarga, kerabat, teman, tetangga, rekan kerja… semua itu adalah rejeki untuk kebahagiaan mental. Dan hubungan teragung dengan Sang Maha Pencipta, Allah Swt., adalah rejeki kesehatan spiritual dan bukti bahwa keberkahan itu datang dalam berbagai wujud, sering kali melebihi apa yang kita bayangkan.
Tahun ini juga aku merasa lebih bugar secara fisik karena mungkin aku lebi rajin berolahraga. Secara batin lebih lepas karena beberapa masalah besar mulai terlihat jalan menuju penyelesaiannya. Aku belajar untuk menghargai kesehatan lewat sakit yang pernah aku derita. Aku belajar menemukan kekuatan dalam diriku untuk bangkit melalui luka jiwa yang pernah aku rasakan. Hari-hari setelahnya ibarat proses penyembuhan diri (self-healing) yang mengajarkan tentang kesabaran, keikhlasan, dan harapan. Never give up…that’s the key!
Dua minggu lagi 2024 akan berlalu. Refleksi akhir tahun bukan sekedar membawa kita untuk menengok ke belakang, tetapi refleksi juga menjadi pengingat untuk melihat ke depan, menyongsong hari-hari di tahun yang baru. Tahun 2025. Sebagaimana setiap hal baru, di sana pasti ada kesempatan, harapan-harapan baru untuk kita jelajahi dengan lebih mawas diri. Aku yakin, tahun baru nanti akan hadir membawa keajaiban-keajaiban dari mimpi-mimpi yang menjadi nyata buah dari perjuangan dan doa, cerita-cerita baru yang menunggu untuk digoreskan.

Semoga rasa syukur ini selalu menjadi cahaya yang menerangi setiap langkahku, langkahmu, langkah kalian semua di tahun-tahun mendatang.
Selamat merayakan Natal ya buat kalian yang merayakan, semoga perayaan Natal bersama keluarga membawa keberkahan dan kedamaian buat orang-orang tercinta pada khususnya dan buat kita semua pada umumnya. Selamat menyambut kemeriahan pergantian tahun, safe party, safe travels, safe holidays!
Last but not least…thank you, my dear blog, for being here always:). I will renew my commitment to greet you more often.
CatatanSenja – 16 Desember 2024
Images are AI Generated
