Untuk Hidup (Written in 1999)

Perlahan aku menyadari

Betapa telah salah langkahku sejauh ini

Aku senantiasa bermimpi

Anganku melambung tinggi

Tanpa tahu apa yang aku cari

Perlahan aku mengerti
Dalam terawang masa lalu
Luka demi luka kini terasa berharga
Doa demi doa kini punya makna
Dan pergulatanku tiada sia-sia

Kini aku memahami

Bahwa hidup harus diisi

Dengan buah nyata sebulat jiwa

Dan harta…

Bukanlah segala-galanya

Karena dalam kesederhanaan seringkali bersemayam

Ketenangan, kedamaian

Allahu Rabbi,

Ajari aku untuk mengasihi

Ajari aku untuk bahagia

Disaat orang yang kukasihi tertawa

Ajari aku menitikkan air mata

Dikala orang yang kucinta berduka

Hidup dan diriku,

Dengannya penuh hikmah dan makna.

Home by The Garden, Nov 21st, 2022