Kandas (Written at the end of 1997)

Biduk perahuku, kudayung perlahan
Berbekal doa-doa malam dan sejuta harapan
Tak pernah terbayangkan...
Biduk yang kukayuh sungguh
Dengan dayung yang kupegang teguh
Akhirnya terhempas karang, terterjang gelombang

Kandas,
Sebelum kugayuh bintang di ujung jalan
Di mana aku menggantungkan harapan
Siapakah pernah tahu...?

Wahai lautan dengar tanyaku…

Perahu yang kukayuh dengan kukuh

Bermahligai cinta dan nafsu semu

Kandas dalam perjalanan waktu

Sebelum aku tersadar dari anganku

Siapakah pernah mengira…?

Wahai awan aku bertanya

Perahu yang kudayung dengan berpeluh

Berteman air mata dan tawa sendu

Kandas dalam penantian panjang

Sebelum terjalin angan dan harapan

Siapakah pernah mengharap…?

Wahai Tuhan dengar hamba meratap

Perahu yang kudayung dengan sigap

Kandas…

Mengggoreskan luka pedih tak tertahankan,

meninggalkan beban yang mesti diperjuangkan.

Home by The Garden, Nov 21st, 2022