Self Healing

alone

Ketika diri sudah lelah dengan beban pikiran. Berbicara dengan teman rasanya semakin menambah masalah. Karena terkadang teman jika diajak curhat… eh malah dia yang banyak curhat dan tidak memberikan kita kesempatan untuk curhat. Terlebih saat kita curhat, teman kampret ini malah bilang ” hallah, masih mending… coba lihat gue”. hahahah… Mungkin self healing adalah jalan yang ampuh menyembuhkan diri kita dari dalam diri kita sendiri.

Kenapa cara ini ampuh? Karena yang lebih mengenal dirikita itu adalah dirikita sendiri, bukan teman atau orang lain. Kamu tahu yang lebih berbahaya dari cerita keteman…? Mereka akan mengetahui titik kelemahan terbesar dan terfatal dari dirimu. Orang bijak pernah berkata (saya lupa namanya, hehehe). Musuh paling berbahaya adalah teman dekatmu sendiri, Karena mereka mengetahui banyak tentnagmu. Mereka akan jadi berbahaya ketika mereka menjadi musuhmu.

Ada beberapa hal yang bisa sobat lakukan untuk self healing dengan sederhana dan bisa dilakukan oleh siapapun….

  1. Menghindari Pengguanan Obat-Obat terlarang

Sebagian yang pendek akal akan mencoba hal-hal baru yang akan meredakan rasa cemas dan takut pada dirinya ketika dia lagi terkena masalah. Tak jarang mereka lari pada obat-obat terlarang seperti narkotika dll. Namun mereka tidak memikirkan apa dampak yang terjadi setelahnya yaitu kecanduan. Masalah itu akan hilang sementara namun nanti akan kembali dengan sejuta masalah lainya. Kecanduan konsumsi obat-obat terlarang lagi, rasa cemas datang lagi ketika tidak konsumsi obat itu, dan Polisi yang siap-siap grebek rumah kamu.

2. Lakukan Hobby

Mungkin ada orang yang lebih suka untuk melakukan hobby nya secara sendiri (Me time). ada juga yang suka melakukan hobby nya dengan orang lain. Untuk sebagian orang jalan jalan ke suatu tempat itu aneh… namun ketika kita jalan- jalan kesuatu tempat itu rasanya asik banget. Kita bisa kemanapun kita mau, makan apapun yang kita suka tanpa harus mempertimbangkan apakah teman kita ini suka atau tidak. Kita bisa puas mengikuti apa yang kita mau.

Namun itu balik lagi kepada diri masing-masing, selama itu membuat diri kita bahagia, lakukanlah… asalah masih didalam aturan dan norma.

2. Menggunakan teknik Emotional Freedom Techniques (EFT)

Jika kita membaca dari wilkipedia, EFT adalah serangkaian metode yang berorientasi pada sistem energi tubuh, untuk melepaskan/menyelaraskan individu dari gangguan emosional dan fisik… BINGUNG GAK TUH? hahahaha…. jadi secara sederhana EFT ini adalah teknik untuk menerima segala macam kelemahan diri dan melakukan reset ulang pada diri dengan menekan titik titik afiasi pada tubuh menggunakan jari. Totorialnya banyak kok di youtube dan bisa dilakukan secara sendiri dengan gampang… hasilnya kita akan jauh merasa lebih lega.

sebagai contoh putaran pertama menekan titik afiasi pada tubuh sambil mengucap segala kelemahan kita dengan sungguh-sungguh, ” Aku anak yang malas, dan aku menerima itu”

Putaran kedua menekan titik afiasi sambil mengucapkan kata Counter dari kelemahan kita dengan ketulusan dan meyakini tuhan akan membantu kita, “Ya allah, saya tahu saya adalah anak yang malas dan menerima itu, setelah ini saya menjadi anak yang rajin.

cobain deh, kamu akan merasa lebih tenang,, kalau kamu bingung, kamu bisa search di youtube.

3. Berbicara Pada Diri Sendiri

ya, berbicara pada diri sendiri mirip seperti EFT, kita bisa lakukan ini untuk menyemangati diri sendiri agar kita bisa kembali pulih. mungkin contoh kalimatnya bisa seperti ini:

“Untuk diriku…

Sudah lama kita tidak bertemu dalam kesunyian. Dalam heningnya malam berbincang tentang curangnya dunia, ketidak adilan, dan hati yang tersakiti oleh dia. Terimakasih untuk diriku, yang sudah bertahan sampai sejauh ini. Melewati berbagai macam rintangan dan halangan. Terimakasih untuk kaki yang selalu kuat melangkah dan berpijak disetiap cacian dan hinaan orang lain.

Terimakasih diriku yang selalu kuat dan bertahan sampai saat ini, setiap air mata yang jatuh menjadi sakasi bisu bagaimana kuatnya Kita. Tetap kuat meski dunia meremehkan kemampuan kita. Dan terimakasih sudah menemaniku untuk bisa memberikan bukti kepada mereka yang meremehkan kita.

Canda, haru, tangis kita lalui bersama. Orang lain tidak mengetahui sebagaimana kamu mengetahui aku. Orang lain tidak tahu bagaimana perjuangan kita dalam menahan airmata dalam tawa.

Dan terimakasih sekali lagi sudah sampai titik ini, aku sangat bahagia bisa bersamamu.”

Nh guys,, beberapa tips sudah saya sampaikan,,, hmmm jika anda perlu penanganan lebih lanjut dari depresi,,, mungkin anda bisa mampir ke psikolog dan psikiater terdekat untuk penanganan lebih serius.

terimakasih sudah membaca,,, kita ketemu lagi di next post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *